UTS Viki Muzandi

 Nama : Viki Muzandi

Nim : 2111310015

Prodi : KPI 7A

Matkul : Strategi Penyiaran Islam


Strategi Dakwah Islam Pembagian Makan Siang Gratis Kepada Jamaah Solat Jum’at Masjid At Takwa Berendo Kota Bengkulu


Hasil Penelitian

Penelitian ini berfokus pada kegiatan dakwah berupa pembagian makan siang di Masjid Agung At-Takwa Berendo, Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat, setelah salat Jumat, dengan tujuan utama membantu jamaah yang membutuhkan sekaligus menjadi bentuk dakwah melalui aksi sosial. Sebagai peneliti yang sering mampir ke masjid ini setiap Jumat, saya berkesempatan mengamati langsung bagaimana kegiatan ini berjalan dan dampaknya terhadap jamaah.

Setiap habis salat Jumat, para jamaah disambut dengan pembagian nasi bungkus yang dilakukan oleh pengurus masjid bersama para relawan. Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik, terutama dari jamaah yang mungkin memerlukan bantuan makan siang. Dari pengamatan saya, jumlah jamaah yang hadir dari minggu ke minggu semakin bertambah sejak kegiatan bagi-bagi makan siang ini rutin diadakan. Awalnya, jamaah yang hadir stabil, tetapi setelah pembagian makan siang ini dimulai, tampak lebih banyak orang yang datang ke masjid, khususnya dari kalangan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Selain itu, kegiatan ini juga menarik jamaah dari berbagai latar belakang. Bagi beberapa jamaah, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat mereka bisa mendapatkan manfaat tambahan melalui kegiatan sosial ini. Jamaah terlihat lebih terbuka untuk saling berinteraksi, mengobrol, dan mempererat hubungan di antara mereka sambil menikmati makan siang bersama.

Reaksi para jamaah sangat positif. Setiap minggunya, antusiasme mereka semakin besar, dan beberapa di antara mereka mulai ikut terlibat dalam kegiatan pembagian makanan, membantu panitia membagikan nasi bungkus kepada jamaah lain. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa makanan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di antara jamaah

Pembahasan  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembagian makan siang ini bukan sekadar sedekah, tetapi juga menjadi strategi dakwah yang efektif. Salah satu indikator keberhasilannya adalah peningkatan jumlah jamaah yang hadir setiap minggunya. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian jamaah, termasuk mereka yang sebelumnya mungkin jarang datang ke masjid. Dengan adanya kegiatan ini, masjid menjadi lebih hidup dan jamaah semakin terlibat dalam kegiatan-kegiatan keagamaan.

Kegiatan bagi-bagi makan siang ini juga menjadi wadah bagi jamaah untuk saling berinteraksi dan mempererat silaturahmi. Selain beribadah, mereka juga bisa berbincang-bincang santai dan memperkuat rasa kebersamaan. Ini sangat penting dalam konteks dakwah, di mana interaksi sosial yang positif dapat membangun hubungan yang lebih baik di antara jamaah.

Strategi dakwah yang memadukan ibadah dan aksi sosial seperti ini terbukti efektif. Bagi-bagi makan siang tidak hanya memberikan manfaat material, tetapi juga menyebarkan pesan moral tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama. Dakwah yang dijalankan tidak terasa berat atau formal, tetapi melalui tindakan nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh jamaah dan masyarakat sekitar.

Sebagai peneliti yang sering mampir ke masjid ini setiap Jumat, saya melihat sendiri bagaimana kegiatan ini membawa perubahan. Tidak hanya dalam hal jumlah jamaah yang bertambah, tetapi juga suasana masjid yang menjadi lebih akrab dan penuh kebersamaan. Para jamaah yang awalnya mungkin hanya datang untuk salat, kini mulai terlibat lebih aktif dalam kegiatan sosial di masjid. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak harus selalu melalui ceramah atau pengajian, tetapi bisa juga melalui kegiatan yang sederhaana namun bermakna seperti ini.

Komentar

Postingan Populer