UTS SPI Agita Mesha
Nama : Agita Mesha Wiliannur
Nim : 2111310019
Jawaban soal UTS :
1. Materi makalah kelompok saya (4) adalah tentang perbedaan strategi dan metode dakwah, jadi yang saya pahami adalah mengenai perbedaan strategi dan metode dakwah dari segi pengertian yakni ; Strategi dakwah merupakan bentuk wacana dan wasilah sebagai syiar dan visi dan misi dakwah ataupun bentuk amar ma’ruf nahi mungkar. Sedangkan metode dakwah merupakan jalan atau cara yang dipakai juru dakwah untuk menyampaikan ajaran dakwah.
2. Menurut saya, konten-konten yang beredar di media sosial, sudah sesuai dengan materi yang saya samoaikan, dikarenakan sebelum membuat konten, pastinya selalu ada strategi dan metode yang dibuat, agar konten yang dibuat sesuai dengan target audience yang diharapkan. Sebagai contoh adalah Instagram sebagai media dakwah prodi MD UINFAS, dengan mengikuti trend-trend yang ada.
3. Indikator yang mempengaruhi seorang da’i dalam menyampaikan pesan adalah seorang da’i dapat menyampaikan pesan dakwah dengan bijak, dan menyesuaikan dengan target audience yang diinginkan. Seorang da’i juga harus dapat berkomunikasi dengan efektif, agar dapat dipahaami oleh mad’u.
4. Untuk Indonesia emas 2045, strategi yang digunakan harus dapat melihat sasaran yang dituju, juga menggunakan pendekatan media massa yang yang berbasis agama, pendekatan kelompok agama, dan pendekatan individu. Dan menggunakan media sosial dengan metode ceramah dan diskusi. Sehingga, dakwah yang dilakukan, akan pelan-pelan tersampaikan dengan baik, dan bisa jadi dapat memperbaiki generasi-generasi penerus menjadi lebih beradab.
5. Strategi Penyiaran Islam (SPI), mampu memberikan output (hasil, pengaruh) terhadap lingkungan, dalam arti memberi dasar filosofi, arah, dorongan dan pedoman perubahan masyarakat. Sehingga ha-hal yang salah, akan bisa diklarifikasi dan dapat diluruskan, dengan memberikan pemahaman dan pengertian. SPI yang bijak dan adaptif, dapat mengubah pandangan masyarakat tentang islam, sehingga islam tidak hanya dianggap sebagai agama, tetapi sebagai system nilai, budaya, dan cara hidup yang yang komprehensif.
Komentar
Posting Komentar